Rabu, 18 Februari 2009

Terima kasih alias matur nuwun

Terima kasih

Terima kasih banget pada Robku atas nafas gratismu

matur nuwun banget njeng rosul atas syafaatmu

matur tengkyu batu atas keteguhanmu nantang sang waktu

alam nan bawa diriku terbang pada masa silamku

terima kasih moga doa kami tak tersisih, atas angin terbangkan tak tentu

pada siang yang bawa sejuta nyata

pada malam sejauh angan bermakna

terima kasih sapamu kembali padaku

Sabtu, 07 Februari 2009

AKU ADALAH AKU



Inilah suasana ketika proses penciptaan karya berlangsung.

Dalam petak 2.5x3m otakku tak terpasung



Katakan yang sejujurnya walau buruk dan pahit akibatnya

indahnya hidup ini bila kejujuran adalah segala-galanya

Aku dan beberapa aktivitasku

Atas Nama Cinta

 Atas Nama Cinta, pertama kali saya dengar kalimat itu adalah judul drama karya guru teater saya Agus R Sarjono yang kesehariannya dosen STSI Bandung dan sastrawan Horison. Seiring waktu kalimat Atas Nama Cinta sering nongol hampir tiap malam di layar kaca kita, yang dilihat dari judulnya saja memabukkan. Ya memang memabukkan sepert judul semula yang saya dengar kali pertama. Dalam beberapa dialog dengan TENTARA saya, semua sepakat memang memabukkan, menghanyutkan bahkan meluluhlantahkan baja sekalipun. Lihatlah banyak fakta sebuah koloni 'sakinah mawadah warahmah' remuk redam karnanya. Entah dengan dalih TTM-lah, sohib-lah and so on and so on, semua hanyut air bah atas nama cinta. So epilog kali ini, matur teng kyu dumateng : Titi'Mungil'Suratmi yang beri sgala kebutuhan tiap hari; mba Marni atas sgala puisi2nya,yunda Pur mabigus atas perhatiaanya and mba Retno 'Agus' atas satu warnanya, karna semua tulisan ini berkiblat Atas Nama Cinta. Nuwun.........

        Atas Sgala Kau Berikan

Entah berapa untai syair kudendangan

mengurai kasih di senja pasir nan lembut

Kau sambut hatin nan penuh semburat'ku beri kau warna sukmamu'

diam membisu di ujung waktu nan tak berbatas.... ku terima kasihmu

atas sgala kau berikan terima kasih ku ucapkan

                          tritih kulon,6II09

Sabtu, 31 Januari 2009

Lihatlah dunia sana anakku



Lihatlah dunia sana anakku. Kalimat ini sengaja saya gunakan sebagai pembuka edisi kali ini. Hal ini setema dengan sikon anak-anakku yang sedang ujian monolog. Pemahaman ini sangatlah berarti mengingat untuk menghadirkan tokoh yang hidup haruslah 'observasi yang matang'. Berkata observasi  berarti lihatlah dunia sana itu tadi. Ini merupakan satire pada kita semua yang 'dicekoki' racun sinetronisme yang menebarkan faham: tahtaisme, hartaisme dan wanitaisme yang tiada duanya di jagad sinetronisme. Mau lihat dunia lain anak-anak saya? Baca Suara Merdeka edisi Jumat,30 Januari 2009                                                                                                                                                                                                  

Selasa, 30 Desember 2008

Jadilah Lilin


 Jadilah lilin yang mengikhlaskan tubuhnya terbakar habis demi menerangi bhuwana. Petikan kalimat ini saya sampaikan pada KMD (Kursus Mahir Dasar) bagi pembina pramuka yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Binangun. Dasar pemikiran ini karna memang lilin dapat dijadikan tolak ukur dalam mengabdi haruslah kafah, total bahkan sampai titik darah penghabisan. Dan agaknya pola pemikiran ini tidaklah hanya pada insan yang pramukais saja, tapi justru dalam berseni pun lebih ngeh.Apalagi bila dikaitkan dalam seni drama. Ketika salah seorang siswa saya konsultasi ujian akhir kelulusan seni drama dan hendak mementaskan monolog tentang lilin, langsung saja saya acc. Karena saya pun punya misi: Satya Ku Darmakan, Darma Ku Baktikan semaksimal mungkin seperti pengabdian lilin tadi

Kamis, 11 Desember 2008

SENI BUTUH INOVASI TIADA HENTI

Saya sengaja mengangkat kata-kata sugestif di atas, sebagai cambuk bagi kita semua. Hal ini butuh perenugan yang dalam. Setidaknya buat saya sendiri. Ini mengingat perjalanan 'mengampu seni drama selama 4 tahun menemui banyak onak dan duri, cibiran dan komentar tak bertuan berbagai halangan rintangan yang dihadapi, syukur ALHAMDULILLAH dapat dilalui.
Puji syukur matur nuwun slalu terucap mengingat seni drama di sekolah kami dari tidak ada apa-apa sampai Alhamdulillah ada sedikit karya sekarang ada. Untuk itu dukungan moril dan materiil dari rekan rekan wartawan, seniman, apresiator, rekan sejawat guru dan anak-anakku yang manis tentulah sayang saya nantikan karena SENI MEMANG INOVASI TIADA HENTI

Selasa, 09 Desember 2008

RTL (RENCANA TINDAK LANJUT)

BISMILLAHIROHMANIROHIIM......
Mohon doa restu dalam waktu dekat KOMUNITASSENIMA (komunitas seni drama SMA I Cilacap) akan mempoduksi:
a.operette bagi siswa kelas x
b.drama radio live, dipancarluaskan melalui radio One 106,4 fm
c. film pendek dan dokumenter ( point b dan c untuk kelas xi, dan
d.monolog bagi siswa kelas xii
demikian info dari saya dan mohon Insya Alloh rekan- rekan juga dapat mengapresiasi film-film karya anak-anak saya melalui blog ini.
sak wentawis cekap semanten njeh